Home // Blog // Perseru Bertahan, Semen Padang Turun Devisi

Perseru Serui mampu untuk tetap bertahan didalam kompetisi Liga 1 setelah berhasil menaklukan Persib Bandung dengan skor meyakinkan 2-0. Sementara itu, dalam pertandingan yang lainnya, Semen Padang harus berkuat hati karena terdegradasi, meskipun juga berhasil memenangkan laga mereka dari PS TNI dengan hasil yang sama, yakni dua gol tanpa balas.

Meskipun telah memastikan titel juara, persaingan di kompetisi Liga 1 memang masih sangat ketat untuk para tim papan bawah. Semen Padang serta Perseru berusaha untuk saling bersaing mendapatkan satu tempat untuk tetap bertahan di kompetisi Liga 1.

Namun pada akhirnya Semen Padang tetap harus terdegradasi dari kompetisi Liga 1. Meskipun tim yang berjulukan Kabau Sirah tersebut berhasil memenangkan laga mereka melawan PS TNI dengan skor 2-0 dalam laga yang dilangsungkan di Stadion H Agus Salim yang terletak di Padang pada hari Minggu tanggal 12 November, namun terolehan angka yang mereka dapatkan dari kemenangan tersebut masih tidak mampu melewati terolehan dari Perseru Serui. Pada pertandingan yang lain Perseru juga mendapatkan poin penuh dalam laga yang mereka jalani.

Tambahan tiga angka yang didapatkan oleh Semen Padang pada laga tersebut membuat mereka hanya mengoleksi sebanyak 35 angka yang membuat mereka tertahan diurutan ke 16. Mereka juga terpaut dua angka dari Perseru yang berada di urutan ke 15 dengan terolehan 37 angka.

Dengan terolehan tersebut, pada akhirnya Semen Padang harus menerima kondisi mereka yang menjadi tim terakhir yang terdegradasi pada musim ini. Dua tim yang sebelumnya sudah dipastikan terdegradasi adalah Persegres Gresik United serta Persiba Balikpapan.

Sementara tim yang berhasil untuk menjadi juara pada kompetisi Liga 1 Indonesia tidak lain adalah Bhayangkra FC yang berhasil mengumpulkan 68  angka dalam 34 pertandingan yang sudah mereka jalani. Terolehan tersebut setara dengan yang dimiliki oleh Bali United, Meskipun memiliki terolehan angka yang sama dan Bali United lelbih unggul dalam selisih gol, namun Bhayangkara FC yang menjadi juara dikarenakan unggul dalam segi head-to-head.

Seperti yang diketahui untuk menjadi juara setiap tim harus menang terolehang poin dalam total 34 pertandingan yang dijalankan, jika poin sama, juara akan ditentukan dari head-to-head kedua tim. Jika head-to-head juga masih sama, maka juara ditentukan dari yang kemudian selisih gol, dan kemudian julah gol memasukan dan yang terakhir adalan undian.

CONTACT US

Contact

SUPORTS BANK

Contact
Copyright © Hobibet.