Home // Blog // Niko Kovac Masih Membutuhkan Pemain Depan

 

Bayern Munchen telah kehilangan kekuatan yang cukup besar di lini depannya. Maka dari itu, pemain depan pun menjadi fokus Munchen di bursa transfer musim panas ini.

Die Roten kehilangan 2 pemain sekaligus di lini depan menyusul kepergian Arjen Robben dan Franck Ribery. Kontrak pemain yang menjadi andalan Munchen di posisi sayap itu sama-sama berakhir di musim panas ini.

Perginya Robben dan Ribery lantas membuat Munchen dikabarkan mengincar pemain Manchester City, Leroy Sane. Nama lainnya yang juga dihubung-hubungkan dengan Munchen adalah pemain Barcelona, Ousmane Dembele.

Sejauh ini, Munchen baru mendapatkan 3 pemain baru, 2 di antaranya adalah pemain bertahan, yakni Benjamin Pavard dan Lucas Hernandez. Sementara satu striker yang digaet dari Hamburg, Jann-Fiete Arp, masih berusia 19 tahun.

Pelatih Munchen, Niko Kovac, tidak menampik jika timnya memang membutuhkan pemain depan.

“Saat ini kami fokus untuk memperkuat lini depan karena kami sudah kehilangan 2 pemain sekaligus, Arjen Robben dan Franck Ribery, yang memang mesti kami gantikan” kata Kovac.

“Di posisi nomor enam, kami memiliki Joshua Kimmich yang dapat bermain disana dan Thiago Alcantara yang sudah melakukan kerja bagus. Kami mempunyai opsi disana. Saya tau jika akan ada yang datang lagi” sambung pelatih berusia 47 tahun itu.

Skuat Munchen saat ini berisi 17 outfield player dan 4 kiper. Buat Kovac, angka itu masih terlalu sedikit untuk Munchen yang ingin bersaing dengan kompetitif di semua kompetisi.

Oleh karena itu, Kovac pun berharap Munchen masih akan merekrut pemain baru. Kedalaman skuat menurutnya juga penting karena untuk mengantisipasi masalah cedera.

“Kami sedang melihat apa yang ditawarkan di bursa transfer musim panas ini. Kami mesti bersabar. Saya yakin apa yang dipikirkan bos kami adalah untuk memastikan kami bermain kompetitif di semua kompetisi dan mampu meraih target” lanjut Kovac.

“Kami mengalami sial di awal dengan 3 cedera serius. Dengan beban kerja yang kami miliki di sepanjang musim, Anda mesti berasumsi yang terburuk sebagai seorang pelatih. Anda tidak bisa berpikir melalui musim dengan bebas cedera” tutup pelatih kelahiran Berlin-Wedding, 15 Oktober 1971 itu.

CONTACT US

Contact

SUPORTS BANK

Contact
Copyright © Hobibet.