Home // Blog // FAM memiliki kasus hukum dari Safiq

Meski peluit akhir telah ditiup, pemain tersebut akan tanpa batas waktu karena tersinggung di area permainan. Mantan ketua Komite Disiplin Sepak Bola Asosiasi Malaysia (FAM), Kamarudin Abdullah, mengatakan dalam kasus yang melibatkan Safiq Rahim yang mengeluarkan pernyataan pedas di Stadion Shah Alam di akhir final Piala Malaysia pada hari Sabtu, dia berbicara kepada FAM dari sebuah kasus hukuman.

“Perlu diingat, sebelum, selama dan setelah pertandingan ada tindakan yang memungkinkan FAM untuk mengambil tindakan melawan pemain yang melanggar peraturan sebagai contoh pertengkaran di ruang lock-up setelah berakhirnya pertandingan.

“Untuk kasus Safiq, kita perlu melihat di mana dan kapan hal itu terjadi. Memang benar, pertandingan telah berakhir tapi itu tidak berarti pemain bisa bertindak sesuka hati. Pertandingan sudah berakhir tapi dewan belum habis dan itu berarti akan ada hukuman yang bisa dipaksakan dan tindakannya bisa dibicarakan,” kata Kamarudin pada hari ini.

Safiq melemparkan kata-kata kasarnya kepada kritiknya pada akhir pertandingan final Piala Malaysia yang mengalahkan Johor Darul Ta’zim (JDT) mengalahkan Kedah 2-0. Tindakan kapten JDT dan Harimau Malaya ditangkap sebelum menjadi tular di media sosial dan mengundang berbagai reaksi negatif netizen.

Dalam sebuah video yang berlangsung sekitar satu menit, Safiq terlihat seperti melepaskan gerutuan pada kritik sepak bola yang dianggap membenci JDT saat tiba-tiba berteriak dengan mengatakan kata-kata kasar: … semua pembenci ******! Gua juara sekarang … *****. Anda sudah melihatnya! ”

Tambah Kamarudin, sebagai pemain sepak bola profesional seharusnya tidak dilakukan oleh Safiq yang juga kapten Macan Malaya namun nasi telah menjadi bubur.

“Safiq mungkin didenda Permainan yang ditangguhkan Saya pikir mungkin tidak ada, lihatlah kesalahannya, jika kata-katanya terlalu agresif, tidak apa-apa kalau dia mengatakannya, tapi mungkin spontan atau spontan Safiq mungkin ada dalam hatinya tidak tahu, “katanya.

Pada berita lain, Gelandang Perak Ahmad Khairil Anuar Ahmad Zamri melihat kesempatan untuk dimasukkan dalam skuad tim utama Harimau Malaya di dua kualifikasi Piala Asia 2019 di Thailand, 10 dan 13 November. Jelas Ahmad Khairil Anuar bersahabat dengan Beto, dia ingin menanggapi kepercayaan yang diberikan pelatih sepak bola Malaysia Nelo Vingada jika terungkap dalam dua laga tersebut.

Sebagai catatan, pemain sayap under-22 (B-22) nasional berada di peringkat pertama untuk skuad tim nasional.

CONTACT US

Contact

SUPORTS BANK

Contact
Copyright © Hobibet.