Home // Blog // Dejan Antonic Beritahukan Saat Menyenangkan di Markas Arema

 

Pelatih Borneo FC, Dejan Antonic tampak semringah mendekati laga kontra Arema FC dalam kelanjutan Gojek Liga 1 bersama dengan Bukalapak yang disiarkan Indosiar, Sabtu (11/8/2018) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Pelatih dari Serbia ini suka bukan karena melawan laga besar, tetapi dia dapat kembali pada Kota Malang. Pelatih yang mempunyai istri Indonesia itu mempunyai masa lalu manis di kota berhawa sejuk itu. Dejan juga mengakui miliki banyak rekan di Malang.

“Saya mengawali karir pelatih di Indonesia bermula dari Malang. Dahulu saya melatih Arema Indonesia (bersaing di IPL musim 2012). Semenjak itu saya belum pernah melupakan kota ini, ” kata pelatih 49 tahun ini.

Argumen dia senang dengan situasi Malang terpenting merupakan cuaca. Dejan suka dengan udara sejuk. Walau musim 2013 dia tak akan melatih Arema IPL, Dejan sudah sempat seringkali bertandang ke Malang untuk nikmati situasi.

“Selain cuaca, ada peristiwa terbagus yang saya ingat sampai saat ini. Waktu melatih Arema dapat tembus delapan besar AFC Cup (2012). Itu prestasi yang bagus karena materi kami merupakan pemain yang tidak diharapkan oleh club lainnya, ” tuturnya.

Pada saat itu adalah awal perpecahan Arema yang bermain di IPL serta ISL. Waktu hadir ke Arema IPL, Dejan dibiarkan beberapa pemain utama, seperti Noh Alam Shah, M. Ridhuan, Kurnia Meiga, Hendro Siswanto, Ahmad Alfarizi, Dendi Santoso, serta Sunarto.

Dia juga berupaya untuk mengoptimalkan pemain yang ada berjuang di IPL serta AFC Cup. Cuma Gunawan Dwi Cahyo yang dapat dikatakan sebagai pemain tim nasional U-23. Sedang pemain asing yang masih tetap jadi kunci merupakan Roman Chmelo. Diluar itu, merupakan pemain muda serta pemain senior yang kurang tenar.

“Semua tahu prinsip saya melatih cuma lihat siapa pemain yang ingin kerja lebih keras di lapangan. Jika satu team itu semua ingin berjuang, saya fikir tidak ada yang tidak mungkin, ” tegas pelatih yang sudah sempat berkarier di Hong Kong itu.

Sekarang, Dejan kembali pada Malang juga dalam keadaan scuad yang tidak komplet. Dejan kembali memberikan prinsipnya supaya pemain dapat kesetanan di lapangan waktu melawan Arema.

“Sekarang saya mengadapi Arema. Memanglah bukan team yang sempat saya latih dahulu. Serta saat ini mereka tengah ulang tahun. Disaksikan saja kelak hadiah saya seperti apakah, ” kata Dejan dengan suara bercanda.

 

CONTACT US

Contact

SUPORTS BANK

Contact
Copyright © Hobibet.